Tipe Data pada Javascript

Tipe Data pada Javascript

Tipe data pada javascript - semua bahasa pemrograman memiliki tipe data bawaan yang telah ditentukan namun setiap bahasa pemrograman merepresentasikan data  dengan cara berbeda-beda. JavaScript adalah salah satu bahasa pemrograman yang tidak mengutamakan tipe data. Tidak perlu mendeklarasikan jenis data dari suatu variabel setiap saat. Tipe data akan dideklarasikan secara otomatis diawal program dijalankan. Dengan kata lain memungkinkan untuk menggunakan nama peubah yang sama dengan jenis data yang berbeda.
tipe data pada javascript
Source Image : https://pixabay.com/images/id-1307227/
Berdasarkan developer mozilla tipe data yang dapat digunakan dalam bahasa pemrograman javascript ada sebanyak 7 (tujuh) tipe data dimana 6 (enam) dari 7 (tujuh) tipe data termasuk kedalam tipe data premitif dan satunya lagi termasuk kedalam objek (Object). Ke 6 (enam) tipe data yang termasuk ke dalam tipe data premitif adalah sebagai berikut:
- Number
- Boolean
- String
- Null
- Undefined
- Simbol (baru di ECMAScript 6)
Yuk simak pembahasan satu persatu dari tipe data diatas

Tipe Data Number

Berdasarkan standar ECMAScript, dikatakan bahwa hanya ada satu tipe nomor, yaitu double-precision 64-bit binary format IEEE 754 value (nomor diantara -(253 -1) dan (253 -1) ). Tidak ada penomoran bilangan bulat yang spesifik. Sebagai tambahan untuk menampilkan bilangan floating-point (bilangan pecahan float), tipe nomor memiliki tiga simbol, yaitu: +Infinity, -Infinity, dan NaN (Not-a-Number).
pada dasarnya dalam pemrograman javascript kita dapat simpan dengan tipe angka (number) yakni angka tanpa desimal, angka dengan desimal, eksponen ,bilangan negatif dan angka spesial.
- angka tanpa desimal (Integer)
pada pemrograman javascript sebenar nya tidak ada bilangan integer, namun jika kita ada melihat bilangan integer dalam pemrograman javascript, sebenar nya yang di kerjakan di balik layar adalah bilangan pecahan dengan tingkat akurasi hanya 15 digit, artinya jika kita input kan bilangan bulat lebih dari 15 gigit makan javascript akan melakukan pembulatan ke atas pada bilangan tersebut, perhatikan gambar di bawah ini:
tipe data tanpa desimal pada javascript
- angka dengan desimal
Sama halnya dengan angka desimal (pecahan) pada umum nya, kita dapat menulis angka desimal seperti 1.2, 2.1,3.2 dan lain-lain. Yang perlu diketahui adalah koma (,) pada javascript di tulis dengan titik (.) dan kita dapat menyimpan 17 digit angka di belakang koma.
- angka eksponen
pada javascript kita dapat menyimpan angka yang sangat besar maupun sangat kecil dengan eksponen, untuk memperjelas lihat gambar di bawah ini
tipe data eksponen pada javascript
- bilangan negatif
dalam javascript tidak hanya bilangan positif saja yang kita simpan tetapi bisa juga bernilai negatif, contoh : -1,-2,-10 , dan lain-lain.
dan perlu anda ketahui dalam tipe data angka (number) jangan menulis angka dengan awalan 0 (Nol) misal 013 maka output yang di hasil kan tidak sesuai harapan, kenapa? karena kalau kita mengisi bilangan diawali dengan 0 (Nol) maka javascript akan mendefenisikan angka tersebut sebagian sebagai bilangan oktal. Selain diawali dengan 0 (Nol) juga dengan 0x (Nol x) maka angka tersebut akan dianggap sebagai hexadesimal.
tipe data angka oktal dan hexadesimal pada javascript
 - angka spesial
angka spesial adalah +Infinity,-Infinity dan NaN (Not-a-Number). Untuk penjelasan lebih lanjut perhatikan gambar di bawah ini
tipe data angka spesial pada javascript
angka +Infinity akan dihasilkan ketika bilangan positif di bagi dengan 0 (Nol), contoh: 1/0
angka -Infinity akan dihasilkan ketika bilangan negatif dibagi dengan 0 (Nol), contoh: -3/0
angka NaN dihasilkan ketika angka 0 (Nol) di bagi dengan 0 (Nol) atau pun bilangan yang dibagi dengan string contoh, 10/"serbangoding" maka akan menghasilkan NaN, namun jika string tersebut terdapat angka maka javascript akan membaca string tersebut sebagai angka, contoh : 50/"5" maka akan menghasilkan nilai 10.

Tipe Data Boolean

Pada tipe data ini hanya ada dua kemungkinan yakni true dan false, biasa nya tipe data ini dilakukan untuk pengkondisian.

Tipe Data String

Tipe data String digunakan untuk menampilkan data tulisan (teks). Terdiri dari beberapa bagian karakter yang dibentuk dari bilangan 16-bit unsigned integer. Setiap karakter pada String menempati posisi pada String. Karakter pertama pada string berindeks 0, kemudian 1, lalu 2, ..., hingga karakter terakhir dari String. Panjang String merupakan jumlah karakter pembentuknya.

Tipe Data Null


Null merupakan sebuah tipe data yang hanya memilki sebuah nilai saja yaitu null

Tipe Data Undefined

Tipe data Undefined sebuah tipe data pada yang nilainya tidak di tetapkan atau tidak memilki nilai (Undefined).
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <title>Angka</title>
</head>
<body>
    <script>
        var serbangoding;
        console.log(serbangoding);
    </script>
</body>
</html>
Pada html sederhana di atas terdapat sebuah variabel yaitu serbangoding yang tidak memiliki nilai, maka ketika di jalan kan hasil nya akan seperti gambar di bawah ini.
Tipe data undefined pada javascript

Tipe Data Symbol

Tipe data simbol (symbol) pada pemrograman javascript aru diperkenalkan sejak JavaScript ECMAScript 2015. Simbol memiliki ciri khas (unik) dan nilai primitif tetap (immutable) serta dapat digunakan sebagai kunci dari properti sebuah Objek. Pada beberapa bahasa pemrogramman, Simbol disebut sebagai atom.

Tipe Data Objek (Object)

Dalam ilmu komputer (ilkom) objek adalah nilai dalam memori yang telah di alamatkan oleh indentifier. Dalam pemrograman javascript, objek dapat defenisikan sebagai kumpulan dari  properti. Dengan adanya sintaks objek literal, set properti dibatasi; kemudian properti dapat ditambahkan atau dihapus. Nilai dari properti dapat berupa "nilai" atau tipe data lain, termasuk objek itu sendiri, yang memungkinkan untuk membangun struktur data yang rumit. Properti diidentifikasi menggunakan nilai kunci. Kunci dapat berupa String ataupun Simbol.

0 Response to "Tipe Data pada Javascript"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel